Breaking News

Ketua BEM UGM Ungkap Puluhan Pengurus Dapat Teror, Tegaskan Tak Akan Gentar

 


YOGYAKARTA, JOGJAAKTUAL.com – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto, mengungkapkan bahwa puluhan pengurus BEM UGM mendapatkan berbagai bentuk teror dan intimidasi. Namun, ia menegaskan bahwa tekanan tersebut tidak akan menyurutkan semangat mahasiswa untuk tetap kritis dan bersuara.

‎Dalam sebuah pernyataan yang viral, Tiyo menyebutkan bahwa hampir 30 pengurus BEM UGM menjadi sasaran teror. Meski tidak merinci jenis teror yang dialami, ia memastikan bahwa gerakan mahasiswa UGM tidak akan gentar.

‎"Seluruh teror itu tidak akan membuat BEM UGM gentar. Semakin ditekan, justru kami akan semakin melawan," tegas Tiyo.

Bukan Sekadar Soal Takut

‎Tiyo menjelaskan bahwa keberanian yang mereka tunjukkan bukan sekadar persoalan teknis antara takut atau tidak takut. Baginya, ada nilai yang jauh lebih fundamental yang sedang mereka pertaruhkan, yaitu tanggung jawab terhadap negara.

‎"Saya kira takut dan tidak takut itu persoalan yang sangat remeh. Persoalan yang lebih tinggi adalah soal responsibility, tanggung jawab saya sebagai anak bangsa," tambahnya.

‎Pernyataan ini muncul di tengah gencarnya kritik mahasiswa terhadap berbagai kebijakan pemerintah, termasuk isu penyelewengan yang kerap mereka suarakan melalui aksi-aksi maupun media sosial.

Mengutip Filosofi Nietzsche

‎Menutup pernyataannya, Tiyo mengutip kata-kata mutiara dari filsuf ternama Friedrich Nietzsche untuk menggambarkan ketangguhan mental yang dimiliki oleh jajarannya dalam menghadapi segala bentuk tekanan.

‎"Something that doesn’t kill you will make you stronger. Sesuatu yang tidak membunuhmu akan membuatmu lebih kuat," kutipnya.

‎Ia pun menantang balik pihak-pihak yang mencoba mengintimidasi mahasiswa dengan menegaskan bahwa selama teror tersebut tidak menghancurkan lahir dan batin mereka, maka gerakan mahasiswa akan bangkit dengan kekuatan yang lebih besar dari sebelumnya.

‎"Silakan teror saya sebesar apa pun, selama itu tidak membunuh lahir dan batin saya, maka saya pastikan setelah itu saya akan lebih kuat dari sebelumnya," pungkas Tiyo.

‎Hingga berita ini diturunkan, dukungan terhadap BEM UGM terus mengalir di media sosial, di mana netizen memuji keberanian mahasiswa dalam menjaga peran sebagai kontrol sosial di Indonesia.


Penulis: Redaksi

Editor: Redaksi.

Ikuti Saluran Jogja Aktual:

https://whatsapp.com/channel/0029VbBe2pMATRSqxbRi831Q

© Copyright 2022 - Jogjaaktual.com