BANTUL, JOGJAAKTUAL.com-- Menghadapi lonjakan volume kendaraan pada masa libur Idulfitri 1447 Hijriah, Kepolisian Resor (Polres) Bantul mulai memberlakukan skema rekayasa lalu lintas secara intensif. Langkah ini diambil menyusul peningkatan signifikan arus kendaraan di sejumlah ruas jalan utama dan persimpangan di wilayah hukum Polres Bantul.
Kapolres Bantul, AKBP Bayu Puji Hariyanto, mengonfirmasi bahwa meskipun terjadi kenaikan volume kendaraan, situasi lalu lintas secara umum terpantau masih terkendali. Hingga saat ini, belum ditemukan adanya kendala kemacetan atau perlambatan arus yang berarti di titik-titik krusial.
"Hasil pantauan arus lalu lintas di wilayah hukum Polres Bantul menunjukkan peningkatan volume kendaraan di ruas jalan utama hingga persimpangan. Namun demikian, arus terpantau lancar dan tidak terjadi perlambatan," ujar AKBP Bayu Puji Hariyanto dalam keterangannya di Bantul, Selasa (24/3/2026).
Skema One Way di Kawasan Parangtritis
Peningkatan arus kendaraan terlihat jelas di beberapa titik strategis, seperti Pospam Piyungan, Pos Terpadu Druwo, Pospam Sedayu, hingga Pospam Kretek. Kepadatan mulai terasa di area Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Pantai Parangtritis yang menjadi magnet utama wisatawan.
Untuk mengantisipasi penumpukan, Polres Bantul resmi memberlakukan sistem satu arah (one way system). Skema ini dirancang untuk memecah konsentrasi kendaraan agar tidak terjadi antrean panjang di sepanjang Jalan Parangtritis.
Dalam pelaksanaannya, kendaraan yang akan keluar dari kawasan pantai diarahkan melalui,simpang tiga Hotel Gandung menuju arah Pantai Depok. Selanjutnya dari Pantai Depok, diarahkan ke simpang empat Ditpolairud ke arah barat menuju simpang tiga Pengklik hingga masuk ke Jalan Samas.
Pemanfaatan Teknologi Drone dan Tim Urai
Selain rekayasa jalur, Polres Bantul menerjunkan tim urai khusus di lokasi rawan macet. Tak hanya mengandalkan personel di lapangan, kepolisian juga memanfaatkan teknologi drone untuk memantau situasi udara secara real-time, khususnya di titik rawan seperti Simpang Piyungan dan Kasongan.
Demi menjamin keamanan pemudik dan wisatawan, sebanyak 830 personel dikerahkan. Ratusan petugas ini disiagakan di tujuh pos pengamanan yang tersebar di titik-titik krusial sejak Minggu (22/3/2026) hingga Selasa (24/3/2026).
Imbauan Keselamatan untuk Masyarakat
Polres Bantul menekankan beberapa poin penting bagi para pengguna jalan dan wisatawan demi keselamatan bersama untuk mematuhi Instruksii dan selalu ikuti arahan petugas di lapangan.
Parkir Tertib: Gunakan kantong parkir yang tersedia secara benar agar tidak menghambat arus.
Waspada Laut: Wisatawan pantai diminta berhati-hati terhadap bahaya rip current (arus balik laut) yang mematikan.
Kesiapan Kendaraan: Pastikan kondisi fisik pengemudi dan kelaikan kendaraan dalam keadaan prima.
Kapolres juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga ketertiban. "Jika melihat atau mengalami gangguan keamanan (kamtibmas), segera hubungi Call Center 110. Laporan yang cepat sangat krusial untuk mencegah potensi tindak kejahatan secara dini," pungkasnya.
Dengan kesiapan personel dan skema rekayasa yang matang, diharapkan momen Lebaran 2026 di Kabupaten Bantul dapat berlangsung aman, nyaman, dan kondusif.
Penulis: HM JA
Editor: Redaksi.
Ikuti Saluran Jogja Aktual:



Social Header