GUNUNGKIDUL, (DIY), JOGJAAKTUAL.com-- Sektor pariwisata di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengalami lonjakan signifikan selama musim libur Lebaran 2026. Garis pantai sepanjang 79 kilometer yang menjadi andalan daerah ini terpantau dipadati ribuan pelancong dari berbagai daerah sejak H+1 Idulfitri.
Hingga Senin (23/3/2026), destinasi favorit seperti Pantai Baron, Kukup, Sundak, dan Drini masih menjadi magnet utama bagi para wisatawan. Selain pantai-pantai klasik tersebut, kehadiran spot wisata baru bertajuk On The Rock turut memperkaya pilihan destinasi dan memperkuat daya tarik wisata di Bumi Handayani.
Data Lonjakan Pengunjung
Berdasarkan catatan Dinas Pariwisata (Dinpar) Kabupaten Gunungkidul, grafik kunjungan menunjukkan kenaikan drastis setiap harinya. Puncaknya terlihat pada akhir pekan kemarin, di mana puluhan ribu orang tercatat memasuki kawasan retribusi wisata.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Eko Nur Cahyo, memaparkan bahwa lonjakan mulai terasa sejak Jumat (20/3). "Kami mencatat pada Jumat lalu terdapat 11.926 pengunjung dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp147.447.600. Angka ini kemudian naik dua kali lipat pada Sabtu (21/3) dengan 25.029 pengunjung dan PAD mencapai Rp304.213.500," jelas Eko saat memberikan keterangan pers, Senin (23/3/2026).
Kondisi semakin membeludak pada hari Minggu (22/3). Tercatat sebanyak 52.655 wisatawan memadati berbagai titik wisata di Gunungkidul, yang menyumbangkan PAD sebesar Rp694.436.800 dalam satu hari saja.
Dampak Ekonomi bagi UMKM
Mayoritas wisatawan yang berkunjung pada musim libur Lebaran tahun ini didominasi oleh pemudik dan pelancong dari luar daerah. Keramaian ini memberikan dampak positif yang nyata bagi ekosistem ekonomi lokal, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi wisata.
"Kunjungan wisatawan yang membeludak ini tentu memberikan dampak domino terhadap kesejahteraan warga lokal. Pedagang makanan, penyedia jasa sewa alat pantai, hingga penginapan melaporkan adanya kenaikan omzet yang signifikan," tambah Eko.
Pihak Dinas Pariwisata terus mengimbau para pengunjung untuk tetap menjaga kebersihan di sepanjang garis pantai dan mematuhi rambu-rambu keselamatan laut, mengingat tingginya volume massa yang berkumpul di area bibir pantai.
Penulis: HM JA
Editor: Redaksi.
Ikuti Saluran Jogja Aktual:



Social Header