Breaking News

Penanganan Ibunda Fendi Dipastikan, RSUD Wonosari Siapkan Dokter Spesialis hingga Home Care



GUNUNGKIDUL (DIY), JOGJAAKTUAL.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari menyatakan kesiapan penuh untuk memberikan penanganan medis bagi  ibunda Fendi  yang dilaporkan mengalami kelumpuhan. Hal ini ditegaskan oleh Plt Direktur RSUD Wonosari, Ismono, saat dikonfirmasi terkait langkah rumah sakit dalam merespons

kondisi pasien tersebut.

‎Ismono menyampaikan bahwa RSUD Wonosari memiliki tenaga kesehatan yang kompeten, termasuk jajaran dokter spesialis yang siap melakukan intervensi medis sesuai kebutuhan pasien. Penanganan akan didasarkan pada hasil pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan terapi yang diberikan tepat dan optimal.

‎"Kami sudah melakukan verifikasi kondisi medis yang bersangkutan. Pasien telah menjalani pemeriksaan oleh beberapa dokter spesialis. Bahkan, kami sudah menjadwalkan kontrol berkala untuk memantau perkembangan kondisinya, dengan jadwal terdekat pada 26 Maret 2026 mendatang," ujar Ismono kepada Jogja Aktual Rabu (18/3/2026).

‎Hasil pemeriksaan terhadap ibunda Fendi menunjukkan situasi yang cukup kompleks, terutama terkait kondisi penglihatannya. Tim dokter spesialis mata menyatakan bahwa prosedur operatif atau pembedahan tidak dapat dilakukan.

‎Hal ini disebabkan oleh adanya kerusakan pada saraf mata yang bersifat permanen, sebagai dampak dari kondisi hipertensi (tekanan darah tinggi) yang tidak terkontrol dalam jangka waktu lama. Kerusakan saraf ini membuat intervensi bedah tidak lagi efektif untuk mengembalikan fungsi penglihatan secara maksimal.

‎Meski demikian, terdapat kabar baik dari sisi kesehatan umum lainnya. Pemeriksaan pada bagian jantung dan penyakit dalam menunjukkan hasil yang stabil setelah diberikan terapi obat-obatan. Tim medis sebenarnya sangat menganjurkan pasien untuk menjalani rawat inap guna memastikan pemulihan yang lebih optimal dan pengawasan intensif terhadap tekanan darahnya. Sayangnya, pihak keluarga saat ini belum berkenan untuk rawat inap dikarenakan kendala teknis tidak adanya anggota keluarga yang bisa menjaga di rumah sakit.

‎Berbeda dengan sang ibunda, hasil pemeriksaan terhadap ayah Fendi membawa angin segar. Tim medis menyatakan bahwa kondisi mata beliau masih sangat mungkin untuk dibantu.

‎"Penglihatan Pasien akan diberikan alat bantu berupa kacamata untuk memperbaiki fungsi penglihatan, motorik terkait keluhan gangguan motorik pada tubuh, ayah Fendi telah dijadwalkan untuk menjalani terapi saraf,"imbuhnya.

‎Secara keseluruhan, kondisi fisik ayah dari Fendi dinilai masih cukup baik dan responsif terhadap terapi. Dengan penanganan yang rutin, tim medis optimis bahwa kegiatan sehari-hari beliau tidak akan terganggu secara signifikan, sehingga kemandirian beliau tetap terjaga.

Jaminan Biaya dan Layanan Home Care

‎Menanggapi kekhawatiran terkait kendala biaya, Ismono memastikan bahwa pelayanan kesehatan pasien pada prinsipnya telah ter-cover melalui program BPJS Kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pihak rumah sakit juga aktif berkoordinasi dengan lintas sektor untuk memastikan tidak ada hambatan bagi pasien dalam mengakses layanan.

‎"Petugas kami siap memberikan arahan dan pendampingan. Jika diperlukan, kami juga menyediakan layanan home care berdasarkan indikasi medis dan ketersediaan layanan, yang pelaksanaannya akan dikoordinasikan dengan fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti Puskesmas setempat," tambahnya.

Prosedur Rujukan dan Pendampingan

‎Bagi keluarga yang memerlukan layanan prioritas atau pendampingan medis, Ismono menyarankan agar segera berkoordinasi dengan Puskesmas terdekat untuk proses rujukan ke rumah sakit. RSUD Wonosari berkomitmen memberikan pendampingan penuh, baik dalam pengurusan administrasi rujukan maupun selama masa perawatan di rumah sakit.

‎Langkah ini diambil mengingat masih adanya beberapa kendala di tengah masyarakat yang menghambat akses ke fasilitas kesehatan. Menurut Ismono, keterbatasan transportasi, kurangnya informasi, serta kekhawatiran keluarga mengenai pendampingan selama perawatan seringkali menjadi penghalang warga untuk berobat.

‎"Kami terus berupaya meningkatkan kemudahan akses layanan. Kami ingin masyarakat tahu bahwa ada prosedur yang jelas dan petugas yang siap membantu agar proses pelayanan berjalan lancar sesuai kondisi pasien," tandasnya.

‎"Kami juga  ucapan terimakasih untuk peran tim medis puskesmas panggang 2 dari kunjungan rumah, pemeriksaan dasar, proses rujukan dan pendampingan saat dirujuk ke RSUD Wonisari juga sampai pendampingan saat kontrol,"pungkasnya.

‎Dengan penanganan yang terintegrasi ini, diharapkan kondisi kesehatan pasien dapat terpantau secara konsisten hingga mengalami pemulihan yang signifikan.


Penulis: HM JA

Editor: Redaksi.

Ikuti Saluran Jogja Aktual:

https://whatsapp.com/channel/0029VbBe2pMATRSqxbRi831Q

© Copyright 2022 - Jogjaaktual.com