Breaking News

Tak Mau Mobil Baru, Bupati Gunungkidul Pilih Perbaiki Jalan untuk Warga

 


GUNUNGKIDUL , JOGJAAKTUAL.com– Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengambil langkah berani dengan menolak pengadaan mobil dinas baru bagi pimpinan daerah. Anggaran yang semula dialokasikan untuk kendaraan operasional tersebut dipastikan akan dialihkan sepenuhnya untuk percepatan perbaikan infrastruktur jalan yang rusak di wilayah Gunungkidul.

‎Kebijakan ini diambil di tengah keterbatasan anggaran daerah, dengan mengedepankan skala prioritas yang memberikan manfaat langsung bagi mobilitas dan ekonomi masyarakat luas.

‎Dalam keterangannya di Gunungkidul pada Rabu (25/3/2026), Endah menegaskan bahwa pengadaan kendaraan mewah bukanlah kebutuhan mendesak bagi pemerintah daerah saat ini. Ia memilih untuk tetap menggunakan fasilitas kendaraan yang sudah tersedia guna menekan pengeluaran yang tidak bersifat primer.

‎“Tidak ada kendaraan dinas baru karena untuk operasional akan menggunakan mobil yang sudah ada,” ujar Endah dengan tegas.

‎Menurutnya, kondisi infrastruktur jalan di beberapa titik Gunungkidul memerlukan perhatian serius dan pendanaan yang tidak sedikit. Dengan mengalihkan anggaran mobil dinas, pemerintah daerah dapat menambah volume perbaikan jalan yang selama ini dikeluhkan warga.

‎“Kalau untuk perbaikan jalan, maka rakyat juga akan merasakan manfaatnya. Saya pakai kendaraan yang sudah ada,” imbuhnya.

‎Meski menolak pengadaan baru, Endah menjamin bahwa kinerja dan mobilitas kedinasan tidak akan terganggu. Saat ini, ia masih mengandalkan unit kendaraan yang dinilai masih sangat layak pakai, di antaranya Toyota Hiace, Toyota Fortuner, hingga sedan Toyota Camry.

‎Bupati memastikan bahwa seluruh armada tersebut berada dalam kondisi perawatan yang baik dan masih mumpuni untuk menjangkau medan geografis Gunungkidul yang bervariasi.

‎Langkah ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan sebagai bentuk empati pemimpin terhadap kondisi lapangan. Kebijakan ini diharapkan menjadi preseden positif dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang lebih pro-rakyat dan efisien.


Penulis: HM JA

Editor: Redaksi.

Ikuti Saluran Jogja Aktual:

https://whatsapp.com/channel/0029VbBe2pMATRSqxbRi831Q

© Copyright 2022 - Jogjaaktual.com