Breaking News

Bupati Gunungkidul Jenguk Anggota Damkarmat yang Kritis di ICU Usai Bertugas

WONOSARI, JOGJAAKTUAL.com – Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menjenguk Rudi Indratna (56), anggota UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Gunungkidul yang tengah menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUD Wonosari, Sabtu (9/5/2026).

Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan moril pemerintah daerah terhadap petugas pelayanan publik yang mengalami darurat kesehatan saat menjalankan pengabdiannya.

"Kami berharap beliau segera diberikan kesembuhan dan mendapatkan penanganan terbaik. Terima kasih atas dedikasi dan pengabdiannya selama ini untuk masyarakat Gunungkidul," ujar Endah saat meninjau kondisi pasien, Sabtu.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh jajaran manajemen RSUD Wonosari untuk memastikan seluruh tahapan pelayanan kesehatan berjalan optimal bagi pasien.

Kronologi Kejadian

Peristiwa yang menimpa Rudi terjadi pada Selasa (5/5/2026) pagi. Usai menyelesaikan tugas piketnya, Rudi berkendara melintasi kawasan simpang empat Alun-alun Wonosari. Namun, di tengah perjalanan, ia mengalami kondisi darurat kesehatan mendadak dan tak sadarkan diri.

Masyarakat yang berada di lokasi segera mengevakuasi korban ke RSUD Wonosari. Video kejadian ini pun sempat beredar luas di media sosial dan menjadi perhatian warga net di wilayah Gunungkidul.

Setibanya di rumah sakit, tim medis RSUD Wonosari langsung melakukan tindakan penyelamatan darurat. Berdasarkan laporan medis, Rudi sempat mengalami henti jantung, sehingga dokter harus melakukan tindakan Resusitasi Jantung Paru (RJP) sebanyak dua kali untuk mengembalikan fungsi jantung pasien.

Kondisi Terkini

Hingga saat ini, Rudi dilaporkan masih belum sadarkan diri dan berada di bawah pemantauan ketat tim medis di ruang ICU. Berdasarkan keterangan dari rekan kerja dan pihak keluarga, Rudi diketahui memiliki riwayat penyakit jantung sebelumnya.

Pihak RSUD Wonosari menegaskan bahwa kondisi pasien akan terus dipantau secara intensif selama 24 jam guna mendukung proses pemulihan.

"Kondisi pasien terus kami pantau secara intensif oleh tim medis ahli untuk melihat perkembangan setiap jamnya," tulis pernyataan resmi dari pihak manajemen rumah sakit.


(HM JA)

© Copyright 2022 - Jogjaaktual.com