GUNUNGKIDUL, JOGJAAKTUAL.com – Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), terus mengukuhkan posisinya sebagai magnet utama pariwisata di wilayah DIY. Memasuki bulan Mei 2026, tren kunjungan wisatawan ke daerah yang memiliki luas 48 persen dari total wilayah DIY ini menunjukkan performa yang sangat positif.
Sekretaris Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Gunungkidula Eko Nur Cahyo, mengungkapkan bahwa minat pelancong untuk mengeksplorasi ragam keindahan alam Gunungkidul mulai dari deretan pantai pasir putih, eksotisme gua, hingga wisata kuliner tetap berada di level tertinggi.
“Wisatawan terus menunjukkan minat besar untuk berkunjung. Hal ini menandakan bahwa daya tarik destinasi wisata Gunungkidul masih sangat kuat,” ujar Eko kepada wartawan, Selasa (5/5/2026).
Berdasarkan data yang dihimpun, lonjakan signifikan terjadi pada periode awal Mei 2026 yang bertepatan dengan momen libur.
Tercatat pada Jumat (1/5/2026), sebanyak 31.031 wisatawan memadati berbagai titik wisata di Gunungkidul, menyumbang pendapatan sebesar Rp 377.380.600. Angka ini mengalami kenaikan drastis pada Sabtu (2/5/2026), di mana jumlah pengunjung menyentuh 38.332 orang dengan pemasukan mencapai Rp 463.597.600.
Sementara itu, pada Minggu (3/5/2026), meskipun intensitas sedikit menurun dibandingkan hari sebelumnya, jumlah kunjungan tetap tergolong tinggi yakni di angka 34.692 wisatawan dengan raihan pendapatan Rp 426.554.400.
Sektor pariwisata terbukti masih menjadi tulang punggung bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Gunungkidul. Secara akumulatif, capaian hingga akhir April menunjukkan progres yang menggembirakan bagi keuangan daerah.
Hingga 28 April 2026, realisasi PAD dari sektor pariwisata tercatat sudah menembus angka Rp 21.292.951.320. Capaian tersebut setara dengan 59,04 persen dari total target tahunan yang ditetapkan sebesar Rp 36.064.663.400.
Tren positif ini diharapkan terus berlanjut seiring dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan fasilitas infrastruktur dan keamanan di zona-zona wisata unggulan.
"Capaian ini menunjukkan tren positif dibandingkan periode sebelumnya. Kami optimis target tahunan dapat tercapai melihat antusiasme yang ada saat ini," pungkas Eko.
(HM JA)



Social Header