Breaking News

Dua Dukuh Baru Dilantik, Lurah Botodayaan Tekankan Amanah Melayani Warga dengan Sepenuh Hati

 

GUNUNGKIDUL,JOGJAAKTUAL.com – Kalurahan Botodayaan, Kapanewon Rongkop, Kabupaten Gunungkidul, resmi memiliki dua dukuh baru setelah prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang berlangsung di Aula Balai Kalurahan Botodayaan, Jumat (3/7/2026).

Dalam pelantikan tersebut, Lurah Botodayaan, Wasija, mengambil sumpah Arfian Dwi Pratama sebagai Dukuh Padukuhan Kenteng dan Rendi Muhammad Prasetya sebagai Dukuh Padukuhan Boto Tengah. Prosesi berlangsung khidmat dengan disaksikan jajaran Pemerintah Kapanewon Rongkop, perangkat kalurahan, tokoh masyarakat, serta tamu undangan.

Pelantikan ini menandai dimulainya tanggung jawab baru bagi kedua dukuh dalam menjalankan pelayanan pemerintahan sekaligus menjadi penghubung antara pemerintah kalurahan dan masyarakat di wilayah masing-masing.

Dalam sambutannya, Wasija berharap kedua pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dengan lingkungan tugasnya dan membangun komunikasi yang baik dengan warga.

"Saya berharap kepada keduanya untuk segera bersosialisasi dengan masyarakat dan melayani warga dengan ikhlas sepenuh hati," ujarnya.

Wasija menegaskan, jabatan dukuh bukan sekadar posisi yang membawa kebanggaan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, kerendahan hati, dan kepedulian terhadap seluruh lapisan masyarakat.

Menurut dia, seorang dukuh dituntut bekerja sesuai ketentuan yang berlaku serta siap memberikan pelayanan kepada masyarakat kapan pun dibutuhkan.

"Menjadi dukuh itu harus mampu bekerja dengan sebaik-baiknya sesuai aturan yang berlaku dan bekerja selama 24 jam," tegasnya.

Sementara itu, Panewu Kapanewon Rongkop, Edy Sedono, berpesan agar kedua dukuh segera mempelajari berbagai regulasi yang menjadi dasar pelaksanaan tugas pamong kalurahan. Pemahaman terhadap aturan dinilai penting agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan profesional, tertib, dan akuntabel.

Edy juga menilai usia muda yang dimiliki Arfian Dwi Pratama dan Rendi Muhammad Prasetya menjadi modal berharga untuk menghadirkan semangat baru dalam penyelenggaraan pemerintahan di tingkat padukuhan. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa semangat dan idealisme harus diimbangi dengan kemampuan merangkul masyarakat serta membangun komunikasi yang harmonis.

Dengan pelantikan tersebut, Pemerintah Kalurahan Botodayaan berharap kedua dukuh baru mampu memperkuat pelayanan publik, menjaga kedekatan dengan masyarakat, serta menjadi motor penggerak pembangunan di wilayah padukuhan masing-masing.


(HM JA)

© Copyright 2022 - Jogjaaktual.com