Breaking News

Pilihan Lurah Serentak 2026 Mulai Dipersiapkan, Kalurahan Katongan Buka Pendaftaran Calon Mulai 13 Juli

 

Gunungkidul,Jogjaaktual.com - Pemerintah Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunungkidul mulai mematangkan tahapan Pemilihan Lurah (Pilur) 2026. Panitia telah merampungkan pembahasan jadwal, tata tertib, hingga rancangan anggaran sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan pesta demokrasi tingkat kalurahan tersebut.

Ketua Panitia Pilur Katongan, Suwarno, mengatakan rapat yang digelar Jumat (3/7/2026) menjadi tahapan penting menjelang pembukaan pendaftaran bakal calon lurah.

"Agenda rapat hari ini finalisasi jadwal Pilur Katongan, finalisasi tata tertib, dan pembahasan finalisasi anggaran Pilur," ujar Suwarno.

Salah satu aturan yang menjadi perhatian dalam Pilur 2026 adalah ketentuan bagi pamong kalurahan yang ingin mencalonkan diri sebagai lurah. Berbeda dengan aturan sebelumnya yang memperbolehkan cuti, kini pamong diwajibkan mengundurkan diri sebelum mendaftar sebagai bakal calon.

"Kalau dulu pamong cukup cuti. Sekarang yang ingin maju sebagai calon lurah harus mengundurkan diri dari jabatannya," jelasnya.

Sementara itu, bagi lurah petahana yang kembali maju dalam kontestasi, aturan yang berlaku hanya mewajibkan pengajuan cuti dengan durasi yang relatif singkat. Menurut Suwarno, ketentuan tersebut membuat tidak diperlukan lagi penunjukan penjabat sementara seperti pada pelaksanaan Pilur sebelumnya.

Panitia menjadwalkan pendaftaran bakal calon lurah dibuka selama 10 hari, yakni mulai 13 hingga 23 Juli 2026. Setelah itu, seluruh dokumen pendaftaran akan diverifikasi. Apabila ditemukan kekurangan, bakal calon diberikan kesempatan melengkapinya sebelum ditetapkan sebagai calon tetap yang direncanakan berlangsung pada Agustus 2026.

Selain menyiapkan tahapan teknis, panitia juga mengingatkan para bakal calon agar menyusun visi dan misi secara realistis serta sesuai kemampuan anggaran kalurahan.

"Visi dan misi harus lahir dari hati seorang pemimpin, bukan sekadar memenuhi syarat administrasi. Program yang disampaikan nantinya harus bisa dipertanggungjawabkan ketika menjabat," kata Suwarno.

Ia juga mengimbau seluruh calon beserta pendukungnya menjaga situasi tetap kondusif selama proses Pilur berlangsung.

"Semua calon harus siap menang dan siap kalah. Jangan sampai perbedaan pilihan membuat masyarakat terpecah dan mengganggu keamanan wilayah," tegasnya.


(HM JA)

© Copyright 2022 - Jogjaaktual.com