Breaking News

Pelajar di Gunungkidul Laporkan Dugaan Pengeroyokan dan Ancaman ke Polisi

 

GUNUNGKIDUL,JOGJAAKTUAL.com-- Seorang pelajar asal Kapanewon Semin, Gunungkidul, Fahri Maulana, melaporkan dugaan pengeroyokan dan ancaman ke Polsek Semin. Peristiwa itu disebut terjadi di wilayah Padukuhan Banaran, Kalurahan Sumberejo, Sabtu (22/8/2026) malam.

Laporan tersebut tercatat dalam STTLP Nomor STTLP/28VII/2026/SPKy. Fahri melaporkan dugaan kekerasan secara bersama-sama sebagaimana dimaksud dalam Pasal 262 Ayat (1) KUHP 2023.

Kasus itu bermula dari persoalan di Jalan Semin-Wonosari pada Kamis (20/8/2026). Fahri dan temannya, Dewa Mandala Putra, mengaku mengalami senggolan dengan sepeda motor yang dikendarai seseorang berinisial AY.

Keduanya kemudian mendatangi rumah AY untuk meminta maaf. Namun, mereka hanya bertemu dengan istri AY.

Dua hari kemudian, Fahri dan Dewa mengaku dijemput oleh dua orang berinisial Ma dan Me. Keduanya dibawa ke sebuah lokasi dan ditawari menyelesaikan persoalan dengan cara tanding.

"Awalnya kami diajak tanding. Tetapi kemudian tiba-tiba saya dan Fahri dikeroyok," kata Dewa

Menurut Dewa, mereka mendapat pukulan dari beberapa orang. Setelah kejadian, keduanya juga mengaku mendapat peringatan agar tidak melaporkan peristiwa tersebut kepada polisi.

Dewa juga mengaku mendapat perintah kembali mengikuti latihan pada Selasa (25/8/2026), disertai ancaman akan dicari jika tidak datang.

Merasa khawatir atas keselamatan mereka, Fahri dan Dewa kemudian memilih tidak langsung pulang ke rumah. Fahri akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Semin pada Senin (24/8/2026).

Polisi kini memiliki laporan tersebut sebagai dasar untuk menindaklanjuti dugaan pengeroyokan dan ancaman. Adapun seluruh keterangan mengenai pihak yang terlibat dan kronologi kejadian masih menunggu proses penyelidikan aparat.


(Hm JA)

© Copyright 2022 - Jogjaaktual.com