Breaking News

Kasmanto Paparkan Visi-Misi, Usung Semangat Kebersamaan untuk Kalitekuk Maju dan Sejahtera




GUNUNGKIDUL,JOGJAAKTUAL.com — Calon Lurah Kalitekuk, Kapanewon Semin, Kabupaten Gunungkidul, Kasmanto, memanfaatkan masa kampanye terbuka selama tiga hari untuk memaparkan visi, misi, serta sejumlah program yang akan dijalankan apabila mendapat kepercayaan masyarakat dalam Pemilihan Lurah (Pilur) serentak 2026.

‎Di hadapan warga masyarakat Kalitekuk, Kasmanto menegaskan komitmennya untuk membawa pemerintahan kalurahan yang lebih dekat dengan masyarakat serta mendorong pembangunan yang dilakukan secara bersama-sama.

‎Dalam pencalonannya, Kasmanto mengusung slogan “Bersama Kita Wujudkan Kalitekuk yang Maju, Sejahtera dan Penuh Kebersamaan.”

‎Slogan tersebut menjadi pijakan Kasmanto dalam menawarkan gagasan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kesejahteraan, penguatan budaya, pelayanan masyarakat, serta keterlibatan warga dalam pembangunan kalurahan.

‎Kasmanto menyampaikan visi berupa terwujudnya Kalurahan Kalitekuk yang mandiri, sejahtera, berbudaya, transparan, dan berdaya saing.

‎Menurut dia, pembangunan kalurahan membutuhkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat. Karena itu, pemerintah kalurahan nantinya diharapkan tidak berjalan sendiri, melainkan membuka ruang komunikasi dan partisipasi masyarakat.


‎“Kalitekuk adalah milik kita bersama. Karena itu, membangun Kalitekuk juga harus dilakukan bersama-sama. Pemerintah kalurahan harus hadir untuk melayani masyarakat, mendengarkan aspirasi, dan menjalankan pembangunan secara terbuka,” kata Kasmanto dalam kampanye terbuka.


‎Kasmanto juga membawa sejumlah gagasan program yang menjadi bagian dari komitmennya apabila terpilih sebagai Lurah Kalitekuk.

‎Di antaranya melalui semangat “Melayani dengan Hati, Membangun dengan Kebersamaan, Maju Berbudaya.”

‎Program tersebut menjadi gambaran pendekatan yang ingin dibangun Kasmanto dalam menjalankan pemerintahan kalurahan. Pelayanan kepada masyarakat menjadi salah satu perhatian, sementara pembangunan diharapkan dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat dan tetap memperhatikan potensi serta budaya lokal.

‎Kasmanto mengatakan, pemerintahan kalurahan harus mampu menciptakan pelayanan yang mudah diakses masyarakat serta membangun komunikasi yang baik antara pemerintah dan warga.


‎“Saya ingin pelayanan kepada masyarakat dilakukan dengan hati. Artinya, masyarakat yang datang harus mendapatkan pelayanan yang baik, ramah, dan sesuai dengan kebutuhan. Dalam pembangunan, saya juga ingin kebersamaan menjadi kekuatan utama,” ujarnya.


‎Selain pelayanan dan pembangunan, Kasmanto menempatkan aspek budaya sebagai bagian dari arah pembangunan Kalitekuk. Menurutnya, kemajuan kalurahan perlu berjalan beriringan dengan upaya menjaga nilai-nilai budaya dan kehidupan sosial masyarakat.

‎Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan kalurahan. Transparansi, kata dia, diperlukan agar masyarakat mengetahui arah pembangunan serta dapat ikut mengawasi jalannya pemerintahan.


‎“Kalurahan yang maju bukan hanya dilihat dari pembangunan fisiknya. Masyarakatnya juga harus sejahtera, budayanya tetap hidup, pemerintahannya transparan, dan memiliki daya saing. Semua itu membutuhkan kebersamaan dan partisipasi masyarakat,” katanya.



‎Meski demikian, Kasmanto menyadari bahwa visi dan program tersebut membutuhkan proses serta dukungan dari berbagai pihak. Ia tidak ingin pembangunan Kalitekuk hanya bertumpu pada pemerintah kalurahan, tetapi menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, tokoh masyarakat, pemuda, kelompok perempuan, serta seluruh warga.

‎Dalam kampanye terbuka tersebut, Kasmanto juga mengajak masyarakat menggunakan momentum Pilur sebagai ruang untuk menentukan arah kepemimpinan Kalitekuk ke depan secara demokratis.

‎Ia menyampaikan bahwa perbedaan pilihan merupakan bagian dari proses demokrasi dan harus tetap dijaga dalam suasana persaudaraan.


‎“Pilihan boleh berbeda, tetapi persaudaraan harus tetap kita jaga. Siapa pun yang nantinya mendapatkan amanah dari masyarakat, yang paling penting adalah Kalitekuk harus tetap rukun dan bersama-sama membangun kalurahan,” tutur Kasmanto.



‎Dengan visi mandiri, sejahtera, berbudaya, transparan, dan berdaya saing, Kasmanto menawarkan arah kepemimpinan yang menempatkan kebersamaan masyarakat sebagai salah satu fondasi dalam membangun Kalitekuk.


(Redaksi)


© Copyright 2022 - Jogjaaktual.com