GUNUNGKIDUL , JOGJAAKTUAL.com— Mardi, salah satu tokoh masyarakat Kalurahan Watusigar, Kapanewon Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Lurah Watusigar dalam pemilihan lurah serentak 2026. Dengan nomor urut 2, Mardi membawa semangat pengabdian dan keinginan untuk turut mengambil bagian dalam pembangunan kalurahan.
Keputusan Mardi mencalonkan diri tidak semata-mata didasari keinginan untuk menduduki jabatan, tetapi juga berangkat dari dorongan untuk memberikan pengabdian yang lebih luas kepada masyarakat Watusigar. Sebagai tokoh masyarakat, ia selama ini dikenal memiliki interaksi dan kedekatan dengan berbagai lapisan warga.
Bagi Mardi, pengalaman berinteraksi langsung dengan masyarakat menjadi bekal penting untuk memahami berbagai persoalan dan dinamika yang berkembang di tingkat kalurahan. Ia ingin pengalaman tersebut menjadi dasar dalam menjalankan pemerintahan yang terbuka, amanah, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat apabila mendapat kepercayaan warga.
Mardi juga menekankan pentingnya membangun komunikasi antara pemerintah kalurahan dengan masyarakat. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut pemberdayaan masyarakat, pelayanan publik, serta terciptanya suasana kehidupan bermasyarakat yang guyub dan harmonis.
"Saya maju karena ingin mengabdikan diri untuk masyarakat Watusigar. Apa yang sudah saya dapatkan dari masyarakat selama ini ingin saya kembalikan dalam bentuk pengabdian. Prinsip saya, amanah, transparan, dan bekerja dengan sepenuh hati untuk kepentingan masyarakat," ujar Mardi.
Ia menyadari bahwa menjadi lurah merupakan amanah sekaligus tanggung jawab besar. Karena itu, Mardi menyampaikan komitmennya untuk membuka ruang komunikasi dengan masyarakat serta mengedepankan musyawarah dalam menentukan arah pembangunan kalurahan.
Menurutnya, setiap wilayah memiliki potensi dan persoalan yang berbeda sehingga membutuhkan pemimpin yang mau mendengar dan memahami kondisi masyarakat secara langsung. Ia pun berharap proses pemilihan lurah dapat berjalan tertib, demokratis, dan tetap menjaga persaudaraan antarwarga.
Dengan nomor urut 2, Mardi kini menjadi salah satu kandidat yang akan mengikuti kontestasi Pemilihan Lurah Watusigar 2026. Ia menyatakan siap mengikuti seluruh tahapan pemilihan dan menyerahkan keputusan akhir kepada masyarakat melalui proses demokratis yang telah ditetapkan.
"Saya tidak ingin membangun jarak dengan masyarakat. Bagi saya, pemimpin harus bisa hadir, mendengar, dan bekerja bersama masyarakat. Jika diberi kepercayaan, saya siap menjalankan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya," katanya.
(Redaksi)



Social Header